Laskar RMRB Riau Ajak Mitra Kerja Pertamina Hulu Rokan Wilayah Duri Perkuat Kepedulian Sosial

Jumat, 24 Juli 2026 | 11:41:43 WIB

okegas.co.id, Duri, Bengkalis – Laskar Rumpun Masyarakat Riau Bersatu (RMRB) Provinsi Riau mengajak seluruh perusahaan mitra kerja PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) yang beroperasi di wilayah Duri dan sekitarnya untuk terus memperkuat sinergi bersama masyarakat melalui peningkatan program tanggung jawab sosial, pemberdayaan tenaga kerja lokal, serta kepedulian terhadap lingkungan.
 

Ajakan tersebut disampaikan sebagai bentuk dukungan terhadap keberlangsungan industri migas di Wilayah Kerja (WK) Rokan yang selama ini menjadi salah satu penopang ketahanan energi nasional sekaligus penggerak perekonomian daerah.
 

Ketua Laskar RMRB Provinsi Riau, Putra Rezeky, S.Pd.I, mengatakan bahwa keberadaan PT Pertamina Hulu Rokan beserta ratusan perusahaan mitra kerjanya telah memberikan kontribusi besar bagi pembangunan. Karena itu, hubungan baik yang telah terjalin diharapkan dapat terus diperkuat melalui kolaborasi yang semakin erat dengan masyarakat.
 

"Kami meyakini bahwa keberhasilan industri migas tidak hanya diukur dari capaian produksi, tetapi juga dari seberapa besar manfaat yang dapat dirasakan oleh masyarakat di sekitar wilayah operasional. Semakin kuat hubungan antara perusahaan dan masyarakat, maka semakin kondusif pula iklim investasi dan pembangunan di daerah," ujarnya.
 

Berdasarkan data yang tersedia, di wilayah Kecamatan Mandau dan sekitarnya terdapat lebih dari 262 perusahaan migas dan nonmigas, yang terdiri atas perusahaan utama serta berbagai perusahaan jasa penunjang atau mitra kerja yang mendukung operasional sektor migas. Aktivitas tersebut menjadikan Duri sebagai salah satu kawasan industri energi terbesar di Provinsi Riau.
 

Menurut Putra, masyarakat pada dasarnya tidak menolak kehadiran perusahaan. Sebaliknya, masyarakat berharap dapat menjadi bagian dari pertumbuhan industri melalui berbagai program yang memberikan manfaat langsung.
 

Beberapa harapan yang kerap disampaikan masyarakat antara lain peningkatan kualitas program Corporate Social Responsibility (CSR) atau Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) agar lebih menyentuh kebutuhan masyarakat, peningkatan kesempatan bagi tenaga kerja lokal yang memiliki kompetensi, pemberdayaan pelaku UMKM, perhatian terhadap pengelolaan lingkungan sesuai ketentuan yang berlaku, serta komunikasi yang lebih intensif antara perusahaan dan masyarakat.
 

"Kami percaya banyak perusahaan yang telah menjalankan program sosial dengan baik. Harapan kami, praktik-praktik positif tersebut dapat terus diperluas sehingga manfaatnya semakin dirasakan oleh masyarakat di sekitar wilayah operasi," katanya.
 

Laskar RMRB juga mengajak seluruh mitra kerja PHR untuk terus mengedepankan prinsip keterbukaan, dialog, dan kemitraan dalam setiap pelaksanaan program sosial. Dengan komunikasi yang baik, berbagai aspirasi masyarakat dapat menjadi masukan yang membangun bagi perusahaan dalam menyusun program yang lebih tepat sasaran.
Ajakan tersebut juga sejalan dengan semangat berbagai regulasi, di antaranya Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi, Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas, Peraturan Pemerintah Nomor 47 Tahun 2012, Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, serta Peraturan Daerah Provinsi Riau Nomor 7 Tahun 2018 tentang Tanggung Jawab Sosial Perusahaan, yang mendorong dunia usaha untuk berkontribusi terhadap pembangunan sosial dan lingkungan secara berkelanjutan.
 

Laskar RMRB menegaskan bahwa penyampaian aspirasi ini bukan untuk menyudutkan pihak mana pun, melainkan sebagai undangan untuk memperkuat kolaborasi antara perusahaan, pemerintah daerah, dan masyarakat.
 

"Kami mengajak seluruh mitra kerja Pertamina Hulu Rokan menjadikan Duri sebagai contoh kawasan industri migas yang tidak hanya unggul dalam produksi energi, tetapi juga menjadi teladan dalam kepedulian sosial, pemberdayaan masyarakat, serta pelestarian lingkungan. Ketika perusahaan maju dan masyarakat ikut merasakan manfaatnya, maka itulah bentuk pembangunan yang berkelanjutan dan menjadi kebanggaan bersama," tutup Putra Rezeky.**

Terkini