Okegas.co.id — Tani Merdeka Indonesia sekaligus LBH Tani Nusantara menyampaikan apresiasi terhadap langkah tegas Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dr. Sudaryono, B.Eng., M.M., MBA, dalam melakukan penataan internal demi meningkatkan kualitas tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Don Muzakir Selaku ketua umum Tani Merdeka turut menaruh harapan besar terhadap perbaikan Badan Gizi Nasional, bagi Don Muzakir MBG ini bukan hanya harapan anak bangsa, tetapi juga para petani yang berjuang untuk memasok Hasil pertanian untuk kebutuhan pelaksanaan program (MBG) Makan Bergizi Gratis
Langkah tersebut LBH Tani Nusantara dan Tani Merdeka Indonesia menilai, kepemimpinan yang kuat tidak hanya diukur dari kemampuan menyusun kebijakan, tetapi juga keberanian menegakkan disiplin terhadap seluruh jajaran tanpa pandang bulu. Sikap tersebut dinilai tercermin dari berbagai langkah evaluasi yang dilakukan Sudaryono sejak memimpin BGN, termasuk penataan organisasi dan pemberian sanksi terhadap aparatur yang dinilai tidak menunjukkan profesionalisme dalam menjalankan tugas.
Salah satu contoh yang menjadi perhatian publik adalah tindakan Sudaryono yang secara langsung memerintahkan penugasan ulang seorang Koordinator Wilayah (Korwil) setelah yang bersangkutan diduga tidak fokus mengikuti pengarahan karena menggunakan telepon genggam saat rapat berlangsung. Langkah tersebut menunjukkan bahwa disiplin kerja merupakan prinsip yang tidak dapat ditawar dalam penyelenggaraan program strategis nasional.
LBH Tani Nusantara dan Tani Merdeka Indonesia memandang bahwa ketegasan seperti ini merupakan pesan yang sangat jelas bahwa Program Makan Bergizi Gratis tidak boleh dijalankan secara asal-asalan. Seluruh jajaran harus memiliki integritas, kedisiplinan, dan keseriusan karena program ini menyangkut masa depan jutaan anak Indonesia,” ujar pernyataan Tani Merdeka Indonesia.
Menurut itho budaya kerja yang disiplin merupakan fondasi utama untuk memastikan setiap kebijakan Presiden Prabowo Subianto dapat diterjemahkan secara optimal di lapangan. Program MBG membutuhkan aparatur yang bekerja penuh tanggung jawab, responsif, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.
Selain penataan sumber daya manusia, langkah BGN dalam memperketat pengawasan terhadap pelaksanaan MBG juga dinilai sebagai bentuk komitmen membangun tata kelola yang bersih, akuntabel, dan profesional. Evaluasi terhadap pelanggaran standar operasional serta pemberian sanksi kepada pihak yang lalai menunjukkan bahwa reformasi birokrasi di lingkungan BGN berjalan secara nyata.
Tani Merdeka Indonesia meyakini bahwa keberanian mengambil keputusan yang tidak populer merupakan karakter kepemimpinan yang dibutuhkan dalam membangun institusi baru sebesar Badan Gizi Nasional. Penegakan disiplin di internal organisasi diyakini akan berdampak positif terhadap kualitas pelayanan, efektivitas pelaksanaan program, serta meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap Program Makan Bergizi Gratis.
“Tani Merdeka Indonesia siap mendukung setiap upaya perbaikan tata kelola BGN demi memastikan Program Makan Bergizi Gratis berjalan sesuai tujuan, memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, serta menjadi salah satu fondasi pembangunan sumber daya manusia Indonesia menuju Indonesia Emas 2045,” tutup pernyataan tersebut.***