Bupati Afni Jadi Satu-satunya Kepala Daerah Riau yang Ikuti KPPD Lemhannas 2026

Jumat, 04 September 2026 | 14:19:40 WIB

SIAK, Okegas.co.id — Bupati Siak, Dr. Afni Zulkifli, M.Si, menjadi satu-satunya kepala daerah asal Provinsi Riau yang terpilih mengikuti Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI Angkatan IV Tahun 2026.

Afni bergabung bersama 28 kepala daerah lainnya dari berbagai wilayah Indonesia dalam program strategis yang digelar pada 2–12 September 2026 di Lemhannas RI dan Hotel St. Regis Jakarta. Pelaksanaan KPPD berlangsung secara hybrid, memadukan kegiatan tatap muka dan pembelajaran daring.

Keikutsertaan Bupati Siak tersebut berdasarkan Surat Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri Nomor 100.2.2.1/4556/SJ tanggal 9 Juni 2026.

Perkuat Kapasitas dan Wawasan Strategis Kepala Daerah

KPPD Angkatan IV merupakan program kolaborasi antara Lemhannas RI, Purnomo Yusgiantoro Center (PYC), dan Kementerian Dalam Negeri.

Program tersebut dirancang untuk memperkuat karakter kepemimpinan daerah sekaligus meningkatkan wawasan kebangsaan dan kemampuan kepala daerah dalam membaca serta merespons berbagai dinamika strategis, baik di tingkat nasional maupun global.

Selama mengikuti pendidikan, para peserta mendapatkan berbagai materi yang berkaitan dengan geopolitik, ketahanan nasional, kepemimpinan visioner hingga tantangan pembangunan di tengah perubahan global.

Pembelajaran dari sejumlah komponen dalam negeri dilaksanakan secara luring. Sementara itu, materi dari Lee Kuan Yew School of Public Policy (LKYSPP) Singapura disampaikan secara daring.

Tidak hanya pembekalan di dalam kelas, rangkaian KPPD juga diisi dengan materi dari pimpinan lintas kementerian dan lembaga, kunjungan lapangan, serta diskusi bersama sejumlah tokoh bangsa, termasuk Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono.

Program tersebut diarahkan untuk membentuk pemimpin daerah yang memiliki karakter negarawan, menjunjung moral dan etika, memiliki wawasan Nusantara, serta mampu menerjemahkan perubahan dan tantangan global ke dalam kebijakan pembangunan daerah.

Wamendagri: Kepala Daerah Harus Terus Tingkatkan Kompetensi

Wakil Menteri Dalam Negeri Akhmad Wiyagus saat membuka kegiatan pada Kamis (3/9/2026), menekankan pentingnya peningkatan kapasitas dan kompetensi kepala daerah.

Menurutnya, kebijakan pemerintah pusat harus dapat berjalan selaras dengan kebijakan di daerah. Karena itu, kepala daerah dituntut tidak hanya memahami persoalan wilayah yang dipimpinnya, tetapi juga memiliki wawasan yang lebih luas terhadap perkembangan nasional dan global.

“Kebijakan pusat harus linier dengan kebijakan daerah. Kepala daerah tak cukup hanya memahami daerahnya, tapi harus terus menaikkan kapasitas dan kompetensi. Kita harapkan bangsa Indonesia semakin kuat saat kepemimpinan daerahnya hebat,” ujar Akhmad Wiyagus.

Afni Tetap Pantau Pemerintahan Siak

Sementara itu, Bupati Siak Afni Zulkifli mengaku bersyukur mendapat kesempatan mengikuti pendidikan strategis yang diselenggarakan Lemhannas tersebut.

Ia berharap berbagai pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh selama mengikuti KPPD dapat diterapkan dalam menjalankan pemerintahan dan memperkuat pembangunan di Kabupaten Siak.

Afni juga memastikan aktivitas pemerintahan dan pelayanan publik di Kabupaten Siak tetap menjadi perhatian selama dirinya mengikuti pendidikan.

“Saya tetap memantau pemerintahan dan persoalan di Siak selama pendidikan. Sudah dititipkan juga kepada Wakil Bupati dan Sekda untuk memastikan pelayanan berjalan baik. Semoga kegiatan ini membuat saya semakin kokoh memimpin Siak,” kata Afni.

Keikutsertaan Afni dalam KPPD Lemhannas RI Angkatan IV 2026 sekaligus menempatkan Kabupaten Siak sebagai salah satu daerah yang mengirimkan kepala daerahnya untuk mengikuti program penguatan kepemimpinan strategis tersebut.

29 Kepala Daerah Peserta KPPD Angkatan IV 2026

Sebanyak 29 kepala daerah dari berbagai wilayah Indonesia mengikuti KPPD Lemhannas RI Angkatan IV Tahun 2026.

Dari wilayah Sumatera, peserta terdiri dari Bupati Siak Afni Zulkifli, Bupati Natuna Cen Sui Lan, Bupati Simalungun Anton Achmad Saragih, serta Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi.

Dari wilayah Jawa-Bali-NTB, peserta antara lain Bupati Magetan Nanik Endang Rusminiarti, Bupati Lumajang Indah Amperawati, Bupati Bangkalan Lukman Hakim, Bupati Purworejo Yuli Hastuti, Bupati Kebumen Lilis Nuryani, Bupati Wakatobi Haliana, Bupati Konawe Selatan Irham Kalenggo, dan Bupati Kolaka Amri Jamaluddin.

Sementara dari Kalimantan terdapat Bupati Bulungan Syarwani, Wali Kota Banjarbaru Erna Lisa Halaby, Wali Kota Banjarmasin M. Yamin Hr, serta Bupati Kotabaru Muh. Rusli.

Dari wilayah NTT-Sumba, peserta terdiri dari Wali Kota Kupang Christian Widodo dan Bupati Sumba Timur Umbu Lili Pekuwali.

Adapun dari kawasan Maluku-Papua terdapat Bupati Raja Ampat Orideko Iriano Burdam, Bupati Sorong Johny Kamuru, Bupati Asmat Thomas Eppe Safanpo, Bupati Waropen Fransiscus Xaverius Mote, Bupati Dogiyai Yudas Tebai, Bupati Tolikara Willem Wandik, Bupati Fakfak Samaun Dahlan, Bupati Halmahera Selatan Hasan Ali Bassam Kasuba, Bupati Halmahera Utara Piet Hein Babua, Wali Kota Tual Akhmad Yani Renuat, serta Bupati Seram Bagian Barat Asri Arman.

KPPD Lemhannas diharapkan menjadi ruang bagi para kepala daerah untuk memperluas perspektif kepemimpinan, memperkuat wawasan kebangsaan, serta meningkatkan kemampuan menghadapi tantangan strategis yang semakin kompleks dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah.

Rilis: MC Siak
Laporan: Darbi S, Ag

Terkini