Bhabinkamtibmas Polsek Minas Cek Jagung Ketahanan Pangan Nasional Kuartal II di Minas Jaya, Separuh Tanaman Rusak Diserang Monyet

Sabtu, 12 September 2026 | 09:58:46 WIB

SIAK — Polsek Minas melalui Bhabinkamtibmas Kelurahan Minas Jaya melakukan pengecekan perkembangan tanaman jagung pipil yang menjadi bagian dari program ketahanan pangan kuartal II di Jalan Cut Nyak Din, Kelurahan Minas Jaya, Kecamatan Minas, Kabupaten Siak, Sabtu (12/9/2026).

Pengecekan tersebut dilaksanakan sekitar pukul 09.00 WIB oleh Bhabinkamtibmas Kelurahan Minas Jaya, Bripka Elian. Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan perkembangan tanaman sekaligus mengetahui kondisi lahan dan kendala yang dihadapi dalam proses budidaya.

Kapolsek Minas Kompol Syahrizal mengatakan, pemantauan tanaman jagung merupakan bagian dari upaya Polri dalam mendukung program ketahanan pangan serta mendorong masyarakat agar tetap produktif memanfaatkan lahan pertanian.

“Kegiatan pengecekan ini merupakan bentuk pendampingan dan pemantauan terhadap program ketahanan pangan yang dilaksanakan masyarakat. Kami ingin mengetahui secara langsung perkembangan tanaman sekaligus kendala yang dihadapi petani di lapangan,” ujar Kompol Syahrizal.

Berdasarkan hasil pengecekan, tanaman jagung pipil tersebut ditanam di lahan seluas sekitar seperempat hektare dan saat ini telah memasuki usia 81 hari.

Namun, dalam proses pertumbuhannya, tanaman jagung tersebut menghadapi kendala serangan hama. Sekitar separuh dari populasi tanaman dilaporkan mengalami kerusakan akibat gangguan monyet.

“Dari hasil pengecekan, tanaman sudah berusia 81 hari. Namun terdapat kendala karena sekitar separuh populasi tanaman mengalami kerusakan akibat hama atau gangguan monyet. Kondisi ini tentu menjadi perhatian agar tanaman yang masih tumbuh dapat dipelihara dengan sebaik-baiknya,” jelasnya.

Meski menghadapi kendala, upaya perawatan tanaman telah dilakukan. Lahan tersebut sebelumnya telah mendapatkan pemupukan menggunakan urea dan MPK. Selain itu, penyemprotan insektisida juga telah dilakukan sebagai bagian dari pengendalian hama.

Kompol Syahrizal menambahkan, pemeliharaan tanaman akan terus dilakukan dengan sejumlah langkah lanjutan, di antaranya pembersihan lahan, penyiraman, serta pembersihan gulma secara berkala.

“Kami mendorong agar perawatan dilakukan secara rutin, termasuk menjaga kebersihan lahan, penyiraman dan pengendalian gulma. Tanaman yang masih tumbuh diharapkan dapat dipertahankan hingga masa panen,” katanya.

Menurutnya, program ketahanan pangan membutuhkan kerja sama dan konsistensi antara masyarakat, kelompok tani serta pihak terkait. Karena itu, Bhabinkamtibmas diharapkan terus membangun komunikasi dengan masyarakat dalam mendukung keberlangsungan program tersebut.

“Kami akan terus memberikan pendampingan sesuai tugas dan fungsi kami. Harapannya, kendala yang ada dapat diatasi sehingga hasil dari program ketahanan pangan ini tetap memberikan manfaat bagi masyarakat,” pungkas Kompol Syahrizal.

Selama kegiatan pengecekan berlangsung, situasi di lokasi terpantau aman dan lancar.***

Terkini