JAMBI — Menjelang pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab) Ikatan Advokat Indonesia (IKADIN) Jambi yang dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 10 Oktober 2026, dinamika pemilihan Ketua Umum DPC IKADIN Jambi mulai menghangat.
Sejumlah nama mulai disebut-sebut sebagai kandidat bakal calon Ketua Umum DPC IKADIN Jambi. Munculnya sejumlah figur tersebut dinilai menjadi bagian dari dinamika organisasi sekaligus menunjukkan adanya perhatian dan kepedulian anggota terhadap arah serta masa depan IKADIN Jambi.
Dinamika tersebut juga tidak terlepas dari kebutuhan regenerasi kepemimpinan. Muscab kali ini dipandang sebagai momentum untuk melakukan penyegaran organisasi, baik melalui keterlibatan advokat senior maupun munculnya figur-figur muda yang membawa gagasan dan visi baru dalam menghadapi perkembangan dunia hukum.
Selain regenerasi, tantangan profesi advokat di tengah perkembangan teknologi juga menjadi salah satu isu yang dinilai penting. Organisasi advokat dituntut mampu meningkatkan kompetensi anggotanya, termasuk dalam menghadapi perkembangan teknologi digital serta berbagai persoalan hukum kontemporer.
Konsolidasi organisasi pascaagenda nasional IKADIN juga turut menjadi bagian dari dinamika menjelang Muscab. Penguatan profesi advokat dan perkembangan regulasi di bidang hukum serta peradilan membutuhkan kepemimpinan organisasi di tingkat daerah yang solid dan mampu menyuarakan kepentingan anggotanya.
Salah satu nama yang mulai dikaitkan dengan bursa calon Ketua Umum DPC IKADIN Jambi adalah Rindar Mandela, S.H., M.H. Ia diketahui menjadi salah satu pihak yang diundang dalam pelaksanaan Muscab DPC IKADIN Jambi yang akan digelar di Grand Makmur Hotel, Kota Jambi.
Saat dikonfirmasi mengenai kabar tersebut, Rindar Mandela menyampaikan bahwa keinginannya untuk ikut berkontribusi dalam membangun Jambi telah muncul sejak belasan tahun lalu.
"Niat membangun Jambi lahir sejak belasan tahun silam. Di beberapa momentum saya selalu berikhtiar untuk berpartisipasi aktif," ujar Rindar.
Menurutnya, setiap ikhtiar harus tetap disertai dengan sikap menyerahkan hasil akhirnya kepada Tuhan.
"Kita boleh saja bermimpi, tapi sistem Tuhan yang akan menentukan. Artinya, takdirlah yang akan menjawab," katanya.
Muscab DPC IKADIN Jambi yang dijadwalkan berlangsung pada 10 Oktober 2026 mendatang diperkirakan menjadi momentum penting bagi anggota untuk menentukan arah kepemimpinan dan program organisasi ke depan.***