Indragiri Hulu, Okegas.co.id — Ketua STKIP Insan Madani Airmolek, H. Robi Afriyan, M.Si., menyampaikan apresiasi terhadap kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) yang dilaksanakan pada Hari Jumat tanggal 22 Mei 2026 oleh dosen dan mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika di Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) Kabupaten Indragiri Hulu. Kegiatan tersebut mengangkat tema “Pembelajaran Multisensori pada Operasi Berhitung bagi Siswa Kelas VII dan VIII” sebagai bentuk kepedulian terhadap pentingnya metode pembelajaran yang sesuai bagi siswa berkebutuhan khusus.
Kegiatan PKM ini melibatkan tim dosen yang terdiri dari Dr. Sri Yunita Ningsih, M.Pd., Helma Mustika, M.Si., Ramadhani Fitri, M.Pd., dan Hamdunah, M.Si., bersama mahasiswa Prodi Pendidikan Matematika. Mereka memberikan pendampingan belajar melalui pendekatan multisensori yang memadukan unsur visual, auditori, dan kinestetik dalam pembelajaran matematika.
Melalui metode tersebut, siswa diajak belajar menggunakan alat peraga, permainan edukatif, kartu angka, gambar interaktif, serta aktivitas gerak yang membuat suasana belajar menjadi lebih menyenangkan. Pendekatan multisensori dinilai efektif membantu siswa memahami konsep operasi berhitung karena melibatkan berbagai indera dalam proses belajar.
Ketua PKM Helma Mustika, M.Si., menjelaskan bahwa kegiatan pengabdian ini merupakan bagian dari kontribusi nyata perguruan tinggi dalam mendukung pendidikan inklusif. Menurutnya, siswa berkebutuhan khusus membutuhkan pembelajaran yang kreatif dan interaktif agar lebih mudah memahami materi pelajaran. “Kami ingin menghadirkan pembelajaran matematika yang tidak hanya mudah dipahami, tetapi juga menyenangkan bagi siswa SLB. Dengan pendekatan multisensori, siswa menjadi lebih aktif, percaya diri, dan antusias mengikuti pembelajaran,” ujarnya.
Dalam pelaksanaan kegiatan, mahasiswa turut aktif mendampingi siswa saat praktik berhitung. Mereka membimbing siswa mengenal operasi penjumlahan, pengurangan, perkalian, hingga pembagian melalui media pembelajaran sederhana dan menarik. Suasana belajar tampak hangat dan penuh semangat. Siswa yang awalnya pasif mulai berani menjawab pertanyaan dan mencoba menyelesaikan latihan yang diberikan.
Kepala SLBN Kabupaten Indragiri Hulu, Syafarina, S.Pd.I., M.Pd., menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kegiatan yang dilakukan oleh dosen dan mahasiswa STKIP Insan Madani Airmolek. Menurutnya, metode multisensori sangat membantu siswa dalam memahami materi operasi berhitung matematika.“Kami merasa sangat terbantu dengan adanya kegiatan ini. Anak-anak terlihat lebih tertarik belajar matematika karena pembelajarannya dibuat interaktif dan menyenangkan,” katanya.
Kegiatan pengabdian ini menjadi bentuk sinergi antara perguruan tinggi dan sekolah dalam meningkatkan kualitas pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus. Selain bermanfaat bagi siswa, kegiatan ini juga memberikan pengalaman berharga bagi mahasiswa dalam memahami dunia pendidikan secara langsung dan menerapkan pembelajaran yang humanis serta inovatif.***