Pekanbaru, Okegas.co.id – Genap satu tahun sejak meninggalnya almarhum Sanupo, kasus tersebut masih menjadi perhatian publik dan menyisakan duka mendalam bagi keluarga. Hingga kini, penanganan perkara tersebut dinilai belum menunjukkan titik terang maupun kepastian hukum terkait pihak yang bertanggung jawab atas kematian korban.
Merespons belum terungkapnya kasus tersebut, Ketua DPC PERMAHI Pekanbaru, Gino Hutabarat, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah advokasi yang dilakukan LKBHMI Cabang Gowa Raya (Cagora). PERMAHI Pekanbaru juga mendesak sekaligus mengecam lambannya penanganan perkara oleh Polres Gowa yang telah berjalan selama satu tahun tanpa kejelasan hasil.
“Dukungan dan sikap tegas ini kami sampaikan agar Polres Gowa menyadari bahwa kasus ini mendapat perhatian luas dari masyarakat. Penanganan perkara ini harus menjadi prioritas serius, dan kepolisian wajib menuntaskannya demi menghadirkan keadilan bagi korban dan keluarga korban,” tegas Gino Hutabarat.
Menurutnya, kematian almarhum Sanupo seharusnya sejak awal diusut secara mendalam, profesional, dan transparan oleh aparat penegak hukum. Seluruh fakta hukum yang berkaitan dengan peristiwa tersebut harus diungkap secara menyeluruh tanpa ada yang ditutupi.
Soroti Efektivitas Penegakan Hukum
PERMAHI Pekanbaru menilai lamanya proses penanganan perkara tanpa perkembangan yang signifikan menimbulkan pertanyaan publik terkait profesionalisme dan efektivitas penegakan hukum di wilayah hukum Polres Gowa.
“Proses hukum yang berjalan harus diiringi dengan komitmen kuat untuk menghadirkan kepastian hukum. Jangan sampai korban dan keluarganya terus berada dalam ketidakpastian tanpa memperoleh keadilan yang nyata,” lanjut Gino.
Sebagai organisasi mahasiswa hukum, PERMAHI Pekanbaru menegaskan komitmennya untuk terus mengawal perkembangan kasus tersebut serta memberikan dukungan moral dan strategis kepada tim advokasi LKBHMI Cagora.
“Kami tidak akan bersikap pasif terhadap persoalan ini. Apabila ke depan diperlukan solidaritas yang lebih besar untuk memperjuangkan keadilan, kami siap bergerak bersama LKBHMI Cagora. Kami mengingatkan Polres Gowa agar menangani kasus kemanusiaan ini secara serius, profesional, dan transparan,” tutup Gino Hutabarat.***