Kepedulian Warga Dan Pemerintah Kampung Minas Barat Berbuah Bahagia, Rumah Pak Munir Kini Tak Lagi Gelap Gulita

Kamis, 18 Juni 2026 | 18:31:15 WIB

Siak, Okegas.co.id – Kebahagiaan terpancar dari wajah Munir, warga RT 01/RK 03 Dusun Rantau Bertuah, Kampung Minas Barat, Kecamatan Minas, Kabupaten Siak, setelah rumah sederhana yang selama bertahun-tahun ditempatinya akhirnya mendapatkan penerangan listrik.

Bantuan pengadaan material kabel dan instalasi listrik PLN tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Penjabat (Pj) Penghulu Kampung Minas Barat Riduan, Babinsa Minas Barat Koptu AKP Hutagalung, Bhabinkamtibmas Minas Barat Aipda I Ketaren, tokoh masyarakat Indra, Direktur Badan Usaha Milik Kampung (BUMKam) Minas Barat Zainudin, Kepala Dusun Rantau Bertuah Parlaungan Harahap, Ketua RK 03 Bonata Pasaribu, serta para pemuda Minas Barat Km 40 yang secara gotong royong melakukan pemasangan instalasi listrik di rumah Munir, Kamis (18/6/2026).

Munir dan istrinya diketahui merupakan pasangan yang telah tergolong lanjut usia. Selama bertahun-tahun, keduanya hidup berdua di sebuah gubuk sederhana yang terbuat dari papan dan berdiri di atas lahan konsesi milik PT Pertamina Hulu Rokan (PHR). Dalam keterbatasan ekonomi yang mereka hadapi, pasangan lansia tersebut harus menjalani kehidupan tanpa aliran listrik.

Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, Munir hanya mengandalkan pekerjaan serabutan. Apa pun pekerjaan yang tersedia akan dikerjakannya demi menyambung hidup. Sementara itu, sang istri merupakan ibu rumah tangga yang sehari-hari mendampingi suaminya di rumah sederhana tersebut.

Kondisi kehidupan pasangan lansia itu mengundang keprihatinan banyak pihak, terlebih setelah terjadi musibah yang menimpa istri Munir. Karena rumah mereka tidak memiliki penerangan listrik dan hanya mengandalkan lampu minyak, sang istri dilaporkan sempat tidak sengaja meminum minyak lampu dan harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis. Hingga kini, ia masih menjalani rawat jalan dan kondisi kesehatannya belum pulih sepenuhnya.

Berangkat dari keprihatinan tersebut, Ketua Pemuda Km 40 Minas Barat, Jhon Anas, mengajukan bantuan kepada pemerintah kampung dan sejumlah pihak terkait agar keluarga Munir dapat memperoleh akses penerangan listrik yang layak.

“Melihat kondisi keluarga Pak Munir yang selama ini hidup tanpa listrik membuat kami sangat prihatin. Apalagi pernah terjadi musibah yang menimpa istrinya akibat penggunaan lampu minyak. Karena itu kami berinisiatif mengajukan bantuan agar keluarga ini bisa mendapatkan penerangan yang lebih aman dan layak,” ujar Jhon Anas.

Setelah melalui koordinasi berbagai pihak, bantuan pengadaan material listrik akhirnya terealisasi. Proses pemasangan dilakukan secara gotong royong oleh pemuda setempat bersama unsur pemerintah kampung dan aparat kewilayahan.

Pj Penghulu Kampung Minas Barat, Riduan, mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap warga yang membutuhkan sekaligus bukti kuatnya semangat kebersamaan masyarakat Minas Barat.

“Pak Munir dan istrinya sudah cukup lama hidup dalam keterbatasan. Alhamdulillah, melalui kebersamaan dan gotong royong semua pihak, rumah mereka kini telah memiliki penerangan listrik. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban mereka dan memberikan kenyamanan dalam menjalani kehidupan sehari-hari,” kata Riduan.

Ia menambahkan bahwa budaya gotong royong dan kepedulian sosial harus terus dijaga karena masih banyak masyarakat yang membutuhkan uluran tangan bersama.

Dengan selesainya pemasangan kabel dan instalasi listrik di rumah Munir, pasangan lansia yang selama ini hanya mengandalkan lampu minyak kini dapat menikmati penerangan listrik yang lebih aman dan layak. Kehadiran listrik tersebut tidak hanya menerangi rumah sederhana mereka, tetapi juga membawa harapan baru bagi kehidupan pasangan yang telah bertahun-tahun berjuang dalam keterbatasan ekonomi tersebut.***

Terkini