KETUM LASKAR RMRB Desak Perusahaan Prioritaskan Lokas Dalam Tender Proyek

Sabtu, 07 November 2026 | 13:27:55 WIB

okegas.co.id PEKANBARU — Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Rumpun Masyarakat Riau Bersatu (DPP LASKAR RMRB), Dr. (C) AKEL PERNANDO, SH, MH, mengajak sekaligus mengingatkan seluruh perusahaan yang beroperasi di Provinsi Riau agar memberikan kesempatan dan prioritas kepada pengusaha, kontraktor, serta vendor asli Riau dalam mendapatkan tender proyek perusahaan.

Menurutnya, sudah saatnya masyarakat Riau tidak hanya menjadi penonton di tengah besarnya aktivitas investasi dan pembangunan di daerah sendiri.

"Kami meminta perusahaan yang beroperasi di Riau agar mengutamakan pengusaha dan vendor lokal dalam pemberian tender proyek. Sepanjang mereka memiliki kapasitas, legalitas, pengalaman, serta kemampuan memenuhi standar pekerjaan, berikanlah kesempatan kepada mereka untuk mendapatkan proyek tersebut."tegasnya.

Akel menegaskan, jangan sampai proyek-proyek bernilai besar di Provinsi Riau justru didominasi perusahaan dari luar daerah, sementara pengusaha asli Riau yang memiliki kemampuan justru kesulitan mendapatkan akses dan kesempatan.

PERKUAT PENGUSAHA DAERAH

Ia menyampaikan bahwa semangat pemberdayaan ekonomi lokal sejalan dengan:

* UU Nomor 20 Tahun 2008 tentang UMKM, sebagaimana telah diubah.

* PP Nomor 7 Tahun 2021 tentang Kemudahan, Pelindungan, dan Pemberdayaan Koperasi dan UMKM.

* Perda Kota Pekanbaru Nomor 8 Tahun 2012 tentang Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (TJSP), sebagai salah satu landasan penguatan kontribusi perusahaan terhadap masyarakat dan lingkungan daerah.

"Kami bukan meminta perusahaan mengabaikan kualitas atau profesionalitas. Kami hanya ingin kesempatan yang adil. Jika vendor lokal mampu mengerjakan proyek dengan kualitas, harga, dan standar yang kompetitif, mengapa tidak diberikan kepada masyarakat dan pengusaha Riau sendiri?" tegasnya.

DPP LASKAR RMRB berharap perusahaan-perusahaan besar, pemilik proyek, kontraktor utama, serta mitra usaha di Riau membuka ruang kemitraan yang lebih luas bagi pengusaha daerah.

“Jangan sampai perusahaan menikmati potensi ekonomi Riau, tetapi masyarakat dan pengusaha lokal hanya menjadi penonton. Berikan tender kepada putra-putri daerah yang memang mampu. Bangun perusahaan di Riau, maka ikut besarkan pula ekonomi masyarakat Riau.”

Halaman :

Terkini