ROKAN HULU, RIAU – Yayasan Masyarakat Peduli Jalan dan Hutan (MAPELHUT) JAYA melalui Sekretaris Yayasan menyampaikan keprihatinan mendalam terhadap kondisi jalan lintas provinsi di Dusun Paringgonan, Desa Sungai Kumango, Kecamatan Tambusai, Kabupaten Rokan Hulu.
Berdasarkan pantauan lapangan serta laporan masyarakat setempat, kondisi jalan tersebut saat ini sangat memprihatinkan. Curah hujan yang tinggi mengakibatkan banjir setinggi lutut orang dewasa yang menutupi badan jalan. Situasi ini berujung pada insiden tergulingnya sebuah truk bermuatan kelapa sawit di tengah jalan. Akibatnya, terjadi kemacetan panjang yang membahayakan keselamatan warga sekitar, terutama anak-anak sekolah dan pengendara sepeda motor.
Sekretaris Yayasan MAPELHUT JAYA menegaskan bahwa kondisi tersebut tidak boleh dibiarkan berlarut-larut.
“Kami mendesak Pemerintah Provinsi Riau, khususnya Dinas PUPR, untuk tidak menutup mata. Jalan ini adalah urat nadi ekonomi masyarakat. Banjir dan truk yang terguling hari ini merupakan bukti nyata kegagalan infrastruktur drainase serta perawatan jalan yang tidak memadai,” ujar Sekretaris Yayasan MAPELHUT JAYA dalam keterangannya hari ini.
Dalam pernyataannya, Yayasan MAPELHUT JAYA menyampaikan tiga tuntutan utama kepada Pemerintah Provinsi Riau, yaitu:
Perbaikan Drainase Segera
Banjir yang merendam jalan menunjukkan sistem pembuangan air yang tersumbat atau tidak layak. Diperlukan normalisasi parit di sepanjang jalan lintas tersebut.
Peninggian dan Pengerasan Badan Jalan
Untuk memastikan jalan tetap dapat dilalui meski dalam kondisi cuaca ekstrem, diperlukan peninggian elevasi jalan pada titik-titik yang rawan genangan.
Audit Keselamatan Jalan Lintas
Mengingat tingginya mobilitas angkutan berat seperti CPO dan sawit, pemerintah harus memastikan standar keselamatan jalan terpenuhi guna mencegah kecelakaan fatal di masa mendatang.
MAPELHUT JAYA menegaskan komitmennya untuk terus mengawal persoalan ini hingga terdapat tindakan nyata dari pemerintah. Selain itu, masyarakat dan para pengguna jalan diimbau untuk tetap ekstra waspada saat melintasi jalur Desa Sungai Kumango, terutama ketika hujan turun.***