Banda Aceh, Okegas.co.id — Kapolda Aceh Marzuki memberikan arahan strategis kepada jajaran personel Biro SDM Kepolisian Daerah Aceh dalam apel yang digelar di Lapangan Apel Polda Aceh, Rabu (11/3/2026). Arahan tersebut menitikberatkan pada penguatan tata kelola sumber daya manusia sebagai fondasi utama dalam meningkatkan profesionalisme institusi kepolisian.
Dalam kesempatan itu, Marzuki menegaskan bahwa Biro SDM memiliki peran strategis sebagai penggerak utama dalam pembinaan karier personel, pengelolaan administrasi kepegawaian, serta pengembangan kompetensi anggota Polri agar mampu menjawab tantangan tugas yang semakin kompleks.
“Biro SDM harus menjadi motor penggerak dalam menciptakan personel Polri yang unggul, profesional, dan berintegritas,” ujar Kapolda dalam arahannya.
Ia juga menyoroti pentingnya optimalisasi sistem manajemen talenta dalam tubuh kepolisian, termasuk penerapan prinsip transparansi dalam proses administrasi kepegawaian. Menurutnya, pengelolaan SDM yang modern harus didukung dengan pemanfaatan teknologi informasi agar sistem kerja menjadi lebih efektif, akuntabel, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
Selain itu, Kapolda Aceh mengajak seluruh personel untuk terus meningkatkan kinerja melalui budaya kerja yang selaras dengan semangat transformasi Polri menuju institusi yang presisi. Sinergi internal, komunikasi yang efektif, serta respons cepat terhadap kebutuhan organisasi dinilai menjadi kunci dalam membangun tata kelola SDM yang kuat dan profesional.
Arahan tersebut juga menjadi momentum konsolidasi internal bagi jajaran Biro SDM Polda Aceh untuk memperkuat soliditas organisasi sekaligus meningkatkan kapasitas personel dalam mendukung pelaksanaan tugas kepolisian di daerah.
Melalui penguatan peran SDM, diharapkan jajaran Kepolisian Daerah Aceh semakin adaptif dan mampu memberikan kontribusi optimal dalam menjaga keamanan serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Semangat itu sejalan dengan komitmen institusi kepolisian di Aceh yang terus mendorong transformasi menuju pelayanan publik yang lebih baik dengan slogan: “Polda Aceh Meutuah, Menuju Aceh Meusyeuhu.”