Sumber itu juga menegaskan bahwa hingga kini tidak pernah ada bukti valid yang menunjukkan adanya praktik sebagaimana dituduhkan dalam orasi aksi tersebut. Ia menilai narasi yang dibangun dalam demonstrasi itu lebih bersifat opini sepihak yang sengaja digiring untuk menekan institusi.
Pantauan media juga menunjukkan bahwa aksi berjalan tanpa dokumen tuntutan yang jelas, tanpa pemaparan data resmi, serta minim argumentasi berbasis fakta. Kondisi ini memperkuat dugaan bahwa demonstrasi tersebut bukan murni kepentingan publik, melainkan bagian dari manuver kepentingan tertentu.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak Dishub Kabupaten Kampar tetap fokus menjalankan tugas dan fungsi pelayanan publik serta mendorong pengelolaan parkir yang transparan dan berkontribusi optimal bagi daerah.