Ujung Batu, 12 Juli 2026 – Kondisi Unit Pelaksana Penimbangan Kendaraan Bermotor (UPPKB) Ujung Batu, Kabupaten Rokan Hulu, yang kini tampak terbengkalai dan tidak terawat, memicu keresahan publik. Bangunan yang seharusnya menjadi garda terdepan pengawasan muatan kendaraan kini dipenuhi semak belukar, seolah dibiarkan tanpa aktivitas.
Menanggapi kondisi tersebut, Sekretaris Yayasan Masyarakat Peduli Hutan dan Jalan Raya, Darbi, angkat bicara. Ia mendesak Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Riau untuk segera mengambil langkah nyata dengan mengaktifkan kembali fungsi timbangan tersebut.
"Kami minta UPPKB Ujung Batu segera diaktifkan kembali. Selama ini pengawasan terhadap kendaraan Over Dimension Over Loading (ODOL) seolah lepas kendali. Jika timbangan ini difungsikan, kita bisa melakukan kontrol ketat terhadap kendaraan-kendaraan yang bermuatan berlebih yang melintasi jalan kita," tegas Darbi.
Menurut Darbi, keberadaan truk ODOL menjadi salah satu faktor utama yang mempercepat kerusakan infrastruktur jalan di wilayah Rokan Hulu. Kerusakan ini tidak hanya menghambat mobilitas warga, tetapi juga membahayakan keselamatan pengguna jalan raya lainnya.
Senada dengan hal tersebut, Andre selaku Hulubalang Kabupaten Rokan Hulu, turut memberikan dukungan penuh terhadap desakan ini. Ia menegaskan bahwa pihaknya tidak akan tinggal diam jika aspirasi masyarakat terkait optimalisasi pengawasan kendaraan angkutan barang ini tidak segera direspons.
"Kami mengimbau Dinas Perhubungan Provinsi Riau agar tidak menutup mata. Jika tidak ada tindak lanjut dalam waktu dekat, kami bersama elemen masyarakat siap menggelar aksi damai untuk menuntut hak masyarakat atas jalan yang aman dan terjaga," tambah Andre.
Yayasan Masyarakat Peduli Hutan dan Jalan Raya berharap Pemerintah Provinsi Riau segera melakukan evaluasi dan memberikan solusi konkret. Pengaktifan kembali UPPKB Ujung Batu dianggap sebagai langkah krusial demi menjaga keberlanjutan infrastruktur dan keselamatan publik di Provinsi Riau.***