Di Duga Oknum Staf BUJP PT.Global Arrow Memanipulasi Data Fiktif Absensi Kehadiran Karyawannya.

Di Duga Oknum Staf BUJP PT.Global Arrow Memanipulasi Data Fiktif Absensi Kehadiran Karyawannya.

BENGKALIS - Badan Usaha Jasa Pengamanan [BUJP] PT.Global Arrow,Berita Sebelumnya menyoroti pengisian BBM Bersubsidi untuk Operasionalnya di SPBU,Telah melanggar kontrak SKK Migas,UU Migas No 22 Tahun 2021 Pasal 55,tentang Minyak dan gas bumi Yang berbunyi

" Setiap orang Menyalahgunakan Pengangkutan atau Niaga Bahan Bakar minyak yang di  Subsidi Pemerintah Pidana Penjara 6 Tahun serta denda 60 Miliar,Serta Perpres No.191 Tahun 2014 Mengatur kriteria Pengguna yang Berhak mendapatkan BBM Bersubsidi Serta larangan larangan Teknis,Sempat Kemarin menjadi Perbincangan di masyarakat,kali ini kembali di rundung masalah di duga melakukan Manipulasi data fiktif kehadiran pekerjanya selama beberapa tahun belakangan.Minggu,12/07/2026.

Info yang di peroleh awak media kemarin di duri oknum key person inisial HE melakukan manipulasi data dengan modus karyawan yang sudah pensiun dan meninggal dunia tetap di laporkan namanya ke pihak pemberi kerja yakni PT.PHR Agar meraup keuntungan pribadi,informasi di peroleh dari salah seorang mantan karyawan Global Arrow yang namanya enggan di sebut menceritakan ke media ini beberapa hari yang lalu,ia mengatakan sejak tiga tahun yang lalu modus tersebut sudah di mainkan oleh di duga inisial HE ini,begitu juga hak hak karyawan selalu di kurang kurangi beliau dan hak cuti serta juga Lembur.ujarnya.

Modus operandi manipulasi data ini jelas merugikan negara pemberi kerja dalam hal ini PT.PHR. Hasil investigasi tim di lapangan  setiap hari 3 shif di fiktifkan data nama nama pekerjanya dengan modus memakai dua absensi kehadiran.dari informasi yang beredar BUJP tersebut mendapat proyek di tiga area yaitu, Duri,Dumai dan Bangko balam  kurang lebih karyawannya 800 orang.

Dugaan sementara kerugikan PHR cukup banyak dan sangat pantastis di karenakan perilaku oknum staf PT.Global Arrow tersebut.
Tim media ini juga mendapat laporan selama ini oknum inisial HE sering merekrut pekerja dari pihak keluarganya dengan memposisikan jabatan tertentu di perusahaan BUJP ini.salah satu informasi dari bangko dan dumai anak keponakannya di posisikan khusus di staf maupun di posisi lain.persoalan ini perlu ada Atensi dan pengawasan dari pemberi kerja yaitu PHR.

Media ini kemarin mencoba menghubungi salah seorang staf Global Arrow di duri untuk klarifikasi rumor yang sedang di bicarakan banyak masyarakat, Namun hingga berita ini di terbitkan tetapi tidak berhasil di hubungi dan tidak mendapat jawaban.

Media ini tetap memberikan hak jawab kepada  Pihak BUJP dan PT.PHR  Perihal dugaan kasus ini sesui UU Jurnalis No 40 Tahun 1999.**

TIM.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index