Siak, Okegas.co.id – Kapolsek Minas, Kompol Syahrizal, S.E., M.H., M.Si., memimpin langsung kegiatan pengecekan perkembangan tanaman jagung pipil dalam rangka mendukung Program Ketahanan Pangan Kuartal II di Jalan Kasturi, Area Telago, Kelurahan Minas Jaya, Kecamatan Minas, Kabupaten Siak, Senin (27/7/2026).
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 10.00 WIB itu turut diikuti Panit 1 Binmas Ipda Suherwanto, S.H., Panit 2 Binmas Bripka Yoga S., Kasi Humas Bripka Johan S., serta Bhabinkamtibmas Minas Jaya Bripka Elian.
Dalam pengecekan tersebut, petugas memantau kondisi lahan pertanian jagung pipil seluas sekitar seperempat hektare yang dikelola dengan metode tanam monokultur sebagai bagian dari program ketahanan pangan.
Hasil monitoring menunjukkan tanaman jagung telah memasuki usia tanam 36 hari dan telah mendapatkan pemupukan menggunakan urea. Kondisi tanaman dinilai berkembang dengan baik sesuai tahapan budidaya yang direncanakan.
Kapolsek Minas, Kompol Syahrizal, mengatakan kegiatan monitoring rutin dilakukan untuk memastikan program ketahanan pangan berjalan sesuai target sekaligus memberikan pendampingan terhadap pengelolaan lahan pertanian.
"Pengecekan ini bertujuan untuk memastikan perkembangan tanaman jagung berjalan dengan baik. Kami terus melakukan pemantauan sebagai bentuk dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan nasional agar hasil yang diperoleh nantinya dapat maksimal," ujar Kompol Syahrizal.
Ia menambahkan, berdasarkan hasil evaluasi di lapangan, sejumlah langkah lanjutan akan dilakukan guna menjaga pertumbuhan tanaman tetap optimal.
"Ke depan akan dilakukan pemupukan lanjutan, pembersihan gulma secara berkala, serta aplikasi insektisida untuk menjaga tanaman dari gangguan hama. Kami berharap tanaman jagung ini dapat tumbuh dengan baik hingga masa panen," tambahnya.
Selama pelaksanaan kegiatan pengecekan berlangsung, situasi di lokasi dilaporkan aman, tertib, dan kondusif. Monitoring tersebut merupakan bagian dari komitmen Polsek Minas dalam mendukung program ketahanan pangan melalui pendampingan terhadap sektor pertanian di wilayah hukumnya.***