Inhil, Okegas.co.id – Dalam rangka memperingati Hari Mangrove Sedunia, Polres Indragiri Hilir (Inhil) bersama Kodim 0314/Inhil dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir menggelar aksi penanaman 5.000 bibit mangrove di kawasan pesisir Kecamatan Kuindra, Rabu (29/7/2026).
Kegiatan yang dipusatkan di kawasan Parit 18, lingkungan Lembaga Pengelola Hutan Desa (LPHD) Kelurahan Sapat, Kecamatan Kuindra tersebut menjadi simbol komitmen bersama dalam menjaga kelestarian ekosistem pesisir sekaligus mendukung rehabilitasi kawasan hutan mangrove di Kabupaten Indragiri Hilir.
Aksi penghijauan yang berlangsung sejak pukul 14.00 WIB hingga 17.15 WIB itu melibatkan unsur Forkopimda, TNI-Polri, pemerintah daerah, kejaksaan, perangkat kecamatan dan desa, mahasiswa, serta masyarakat setempat.
Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Indragiri Hilir H. Herman, Ketua DPRD Kabupaten Indragiri Hilir Iwan Taruna, Kapolres Inhil AKBP Donny Eko Listianto, S.I.K., Dandim 0314/Inhil Letkol Arm. Wahib Mustopa Farurrahman, M.Han., perwakilan Kejaksaan Negeri Indragiri Hilir, kepala OPD terkait, unsur Muspika Kecamatan Kuindra, jajaran personel TNI-Polri, pengurus LPHD Kelurahan Sapat, mahasiswa Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) Universitas Islam Indragiri (UNISI), serta seluruh kepala desa se-Kecamatan Kuindra.
Dalam pelaksanaannya, penanaman bibit mangrove diawali secara simbolis oleh Bupati bersama unsur Forkopimda, kemudian dilanjutkan oleh seluruh peserta hingga mencapai target sebanyak 5.000 bibit.
Kapolres Indragiri Hilir AKBP Donny Eko Listianto, S.I.K. mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk sinergi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan, khususnya kawasan pesisir.
"Penanaman mangrove ini bukan sekadar kegiatan seremonial dalam memperingati Hari Mangrove Sedunia, tetapi menjadi langkah nyata untuk menjaga keseimbangan ekosistem pesisir. Kami berharap kepedulian terhadap lingkungan terus tumbuh sehingga kawasan mangrove tetap lestari dan memberikan manfaat bagi masyarakat," ujar Kapolres.
Sementara itu, Bupati Indragiri Hilir H. Herman menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkolaborasi menyukseskan kegiatan tersebut.
"Mangrove memiliki peran yang sangat penting dalam melindungi wilayah pesisir dari abrasi, menjadi habitat berbagai biota laut, sekaligus membantu menjaga keseimbangan lingkungan. Karena itu, menjaga dan merawat mangrove merupakan tanggung jawab kita bersama," kata Herman.
Senada dengan itu, Dandim 0314/Inhil Letkol Arm. Wahib Mustopa Farurrahman, M.Han. menegaskan bahwa pelestarian lingkungan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
"TNI akan terus mendukung program-program pelestarian lingkungan melalui sinergi bersama pemerintah daerah, Polri, dan masyarakat. Harapannya, kawasan mangrove di Indragiri Hilir tetap terjaga dan mampu memberikan manfaat bagi generasi mendatang," ujarnya.
Hutan mangrove memiliki fungsi strategis sebagai benteng alami untuk mengurangi abrasi pantai, meredam gelombang laut, menjadi habitat berbagai jenis ikan, udang, kepiting, serta berperan dalam menyerap emisi karbon guna membantu mengurangi dampak perubahan iklim.
Melalui momentum Hari Mangrove Sedunia ini, seluruh peserta juga diajak untuk meningkatkan kesadaran dalam menjaga kawasan pesisir dari berbagai bentuk kerusakan yang dapat mengancam keseimbangan ekosistem.
Dengan terlaksananya penanaman 5.000 bibit mangrove di Kecamatan Kuindra, diharapkan kawasan pesisir Kabupaten Indragiri Hilir semakin hijau, risiko abrasi dapat ditekan, serta kelestarian lingkungan tetap terjaga demi keberlangsungan kehidupan masyarakat pesisir dan generasi yang akan datang.
Tim Rilis: Sugi A