ROKAN HULU, OKEGAS.CO.ID – Upaya memperkuat pengembangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Rokan Hulu terus dilakukan. Salah satunya melalui kegiatan monitoring dan koordinasi langsung yang melibatkan perwakilan KDKMP Provinsi Riau bersama pengurus Koperasi Merah Putih Ujungbatu Timur dan Koperasi Merah Putih Koto Tandun.
Kegiatan monitoring tersebut dilaksanakan pada Selasa (3/11/2026) dengan agenda mendengarkan langsung perkembangan, aspirasi, serta berbagai kendala yang dihadapi pengurus koperasi dalam menjalankan dan mengembangkan program Koperasi Merah Putih di tingkat desa.
Dalam kegiatan tersebut, perwakilan KDKMP Provinsi Riau, Aidil, melakukan kunjungan ke Desa Ujungbatu Timur, Kecamatan Ujung Batu, Kabupaten Rokan Hulu.
Kedatangan Aidil disambut langsung oleh Ketua Koperasi Merah Putih Desa Ujungbatu Timur, Zainal Arifin, S.E., Kepala Desa Ujungbatu Timur, Adi Sanjaya, S.T., serta Bintara Pembina Desa (Babinsa), Serda Musriadi.
Sementara itu, monitoring di Koperasi Merah Putih Koto Tandun turut dihadiri Ketua Koperasi, Syamsul, bersama pengurus koperasi setempat.
Dengarkan Langsung Aspirasi dan Kendala Pengurus Koperasi
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Aidil bersama Very melakukan komunikasi dan diskusi langsung dengan pengurus koperasi guna mengetahui kondisi serta perkembangan pelaksanaan program Koperasi Merah Putih di lapangan.
Sejumlah aspirasi, keluhan, dan kendala yang dihadapi pengurus menjadi bagian dari pembahasan. Hal ini dinilai penting agar berbagai persoalan yang muncul dalam proses pengembangan koperasi dapat diketahui secara langsung oleh pihak yang melakukan monitoring.
Pengurus koperasi merupakan pihak yang berhadapan langsung dengan pelaksanaan kegiatan operasional di tingkat desa. Karena itu, masukan dari mereka diperlukan untuk memberikan gambaran mengenai kebutuhan, tantangan, serta hal-hal yang membutuhkan perhatian lebih lanjut.
Melalui pertemuan tersebut, perwakilan KDKMP Provinsi Riau juga mendapatkan kesempatan untuk mendengarkan secara langsung berbagai kondisi yang disampaikan oleh pengurus Koperasi Merah Putih Ujungbatu Timur maupun Koto Tandun.
Kehadiran Kepala Desa Ujungbatu Timur, Adi Sanjaya, turut memperlihatkan pentingnya keterlibatan pemerintah desa dalam mendukung koordinasi dan pengembangan kelembagaan koperasi.
Begitu pula dengan kehadiran Babinsa Serda Musriadi yang menjadi bagian dari unsur kewilayahan dalam kegiatan tersebut.
Aspirasi dan Laporan Akan Diteruskan ke Tingkat Provinsi
Salah satu hal penting dalam kegiatan monitoring ini adalah penghimpunan berbagai masukan dan laporan dari pengurus koperasi untuk selanjutnya disampaikan kepada pihak terkait di tingkat provinsi.
Aidil selaku perwakilan KDKMP Provinsi Riau diharapkan dapat menjembatani komunikasi antara pengurus koperasi di tingkat desa dengan pihak yang memiliki kewenangan dalam pembinaan dan pengembangan program Koperasi Merah Putih.
Penyampaian laporan berdasarkan kondisi nyata di lapangan menjadi bagian penting dalam proses evaluasi. Dengan demikian, berbagai persoalan yang dihadapi pengurus tidak hanya diketahui melalui laporan administratif, tetapi juga berdasarkan penjelasan langsung dari pihak yang menjalankan kegiatan koperasi.
Meski demikian, setiap aspirasi dan kendala yang disampaikan tetap membutuhkan proses pembahasan serta tindak lanjut sesuai dengan kewenangan dan mekanisme yang berlaku.
Pengurus koperasi tentunya berharap berbagai masukan yang telah disampaikan dapat memperoleh perhatian sehingga kendala dalam pengembangan koperasi bisa dicarikan solusi secara tepat.
Koordinasi Menjadi Kunci Pengembangan Koperasi Merah Putih
Pengembangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih membutuhkan dukungan dan kerja sama berbagai pihak. Tidak hanya pengurus koperasi, tetapi juga pemerintah desa, anggota koperasi, serta pihak pembina dan pendamping.
Keberhasilan koperasi tidak cukup hanya dengan pembentukan kelembagaan. Diperlukan tata kelola organisasi yang baik, kesiapan sumber daya manusia, pengelolaan administrasi, perencanaan usaha, serta koordinasi yang berkelanjutan.
Setiap koperasi juga memiliki kondisi dan tantangan yang berbeda. Oleh karena itu, monitoring secara langsung menjadi salah satu langkah untuk mengetahui perkembangan sekaligus mengidentifikasi persoalan yang membutuhkan perhatian.
Melalui komunikasi terbuka antara pengurus koperasi dan perwakilan KDKMP Provinsi Riau, diharapkan berbagai kebutuhan di tingkat desa dapat tersampaikan dengan lebih jelas.
Selain itu, keterlibatan pemerintah desa juga diharapkan dapat memperkuat sinergi dalam mendukung keberlangsungan koperasi sebagai salah satu wadah pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Harapkan Ada Tindak Lanjut atas Aspirasi Pengurus
Kegiatan monitoring di Koperasi Merah Putih Ujungbatu Timur dan Koto Tandun diharapkan tidak sekadar menjadi agenda kunjungan, tetapi juga menjadi bagian dari proses evaluasi dan pembenahan pengembangan koperasi di Kabupaten Rokan Hulu.
Bagi pengurus koperasi, kesempatan menyampaikan aspirasi secara langsung merupakan ruang penting untuk mengungkapkan berbagai persoalan yang dihadapi selama menjalankan program.
Sementara itu, bagi pihak KDKMP Provinsi Riau, masukan dari lapangan dapat menjadi bahan pertimbangan dalam melihat kebutuhan serta tantangan pengembangan koperasi di tingkat desa.
Ke depan, komunikasi dan koordinasi diharapkan terus terjalin agar setiap persoalan yang telah disampaikan dapat dipantau perkembangannya dan memperoleh tindak lanjut sesuai ketentuan yang berlaku.
Dengan adanya monitoring, keterbukaan komunikasi, serta koordinasi antara pengurus koperasi, pemerintah desa, dan pihak KDKMP Provinsi Riau, pengembangan Koperasi Merah Putih di Kabupaten Rokan Hulu diharapkan dapat berjalan lebih terarah, transparan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
(SUWITO, S.T., M.Si.)