Mobil Diduga Bermuatan Solar Ilegal Terpantau di Seberida Inhu, Aktivitas Disinyalir Sudah Lama Berlangsung

Rabu, 11 Februari 2026 | 09:15:24 WIB

Inhu, Okegas.co.id – Satu unit mobil yang diduga mengangkut bahan bakar minyak (BBM) jenis solar ilegal terpantau melintas di Jalan Lintas Timur, tepatnya di depan Rumah Makan Khas Nasional, Pangkalan Kasai, Kecamatan Seberida, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Riau.

Dugaan tersebut mencuat setelah sejumlah warga dan wartawan mencium bau menyengat BBM jenis solar, yang oleh masyarakat setempat dikenal dengan sebutan minyak layat.

Berdasarkan pantauan awak Okegas.co.id pada Minggu (8/2/2026), sebuah mobil berwarna kuning dengan nomor polisi BH 8534 YX terlihat berhenti sejenak di sekitar lokasi. Wartawan yang mendekat memastikan bau solar yang cukup kuat berasal dari kendaraan tersebut.

Saat dikonfirmasi, sopir mobil bernama Canter Nababan mengaku berasal dari Jambi dan hendak mengantarkan muatan ke Dumai. Ia menegaskan bahwa dirinya hanya bertugas sebagai sopir dan bukan pihak yang bertanggung jawab atas pengiriman BBM tersebut.

“Saya cuma sopir, Pak,” ujar Nababan saat dikonfirmasi oleh tim Aliansi Peneliti Aset Negara bersama awak media. Ia juga menyebut sempat menghubungi rekannya yang berinisial CRS, namun yang bersangkutan enggan memberikan keterangan lebih lanjut.

Di lokasi yang sama, Sunardi, anggota Aliansi Peneliti Aset Negara, yang kebetulan berada di sekitar tempat kejadian, turut memberikan tanggapan. Menurutnya, apabila pengangkutan BBM tersebut tidak memiliki penanggung jawab resmi, seharusnya kendaraan diamankan oleh pihak kepolisian.

“Kalau memang tidak ada penanggung jawabnya, sebaiknya dititipkan saja ke Polsek,” ujar Sunardi kepada wartawan.

Sementara itu, seorang warga setempat yang meminta identitasnya dirahasiakan mengungkapkan bahwa aktivitas pengangkutan BBM ilegal di kawasan tersebut diduga sudah berlangsung cukup lama. Ia menyebut kendaraan bermuatan BBM ilegal hampir setiap hari terlihat melintas, baik siang maupun malam.

“Siang malam mobil bermuatan minyak ilegal lewat, Pak. Tapi seakan tidak ada tindakan dari aparat. Mungkin sudah ada kerja sama tertentu sehingga aparat diam seribu bahasa,” ujarnya.

Fenomena ini menimbulkan kekhawatiran di tengah masyarakat. Selain melanggar hukum, pengangkutan BBM ilegal juga dinilai berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak kepolisian maupun instansi terkait belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan pengangkutan BBM solar ilegal tersebut. Warga berharap aparat penegak hukum dapat segera menindaklanjuti laporan ini demi menjaga keselamatan dan ketertiban masyarakat.***

Laporan : Legimin 

Terkini