Siak, Okegas.co.id – Polsek Koto Gasib terus memperkuat dukungannya terhadap program ketahanan pangan nasional. Kali ini, personel Polsek Koto Gasib melaksanakan proses finishing atau penyempurnaan lahan jagung pipil milik Kelompok Tani (Poktan) Mekar Sari di Kampung Pangkalan Pisang, Kecamatan Koto Gasib, Kabupaten Siak, Kamis (6/8/2026).
Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kanit Binmas Polsek Koto Gasib, Aipda Aansari, SH, bersama Bhabinkamtibmas Kampung Sengkemang, Aipda Tubagus, SH. Finishing lahan dilakukan sebagai bentuk pendampingan kepada petani sekaligus memastikan kesiapan lokasi menjelang penanaman jagung serentak Kuartal IV Tahun 2026.
Saat ini, lahan seluas kurang lebih satu hektare telah siap untuk ditanami jagung pipil. Namun, proses penanaman masih menunggu turunnya hujan agar kondisi tanah yang mengering akibat musim kemarau menjadi lebih lembap dan mendukung pertumbuhan tanaman.
Kapolsek Koto Gasib, Iptu Dwi Franata Tarigan, S.H., M.H., mengatakan pendampingan yang dilakukan personelnya merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mendukung ketahanan pangan melalui sektor pertanian.
"Finishing lahan ini merupakan salah satu tahapan penting untuk memastikan kesiapan penanaman jagung secara serentak. Polsek Koto Gasib akan terus hadir mendampingi para petani agar program ketahanan pangan dapat berjalan dengan baik dan memberikan hasil yang maksimal," ujar Iptu Dwi Franata Tarigan.
Menurutnya, sinergi antara Polri, kelompok tani, dan pemerintah menjadi faktor penting dalam meningkatkan produktivitas pertanian serta menjaga ketersediaan pangan di daerah.
Rencananya, penanaman jagung pipil akan dilaksanakan pada pertengahan Agustus 2026 di lahan Kelompok Tani Mekar Sari. Program tersebut diharapkan mampu meningkatkan hasil pertanian sekaligus mendukung keberhasilan program ketahanan pangan di Kecamatan Koto Gasib.
"Kami berharap semangat gotong royong dan kolaborasi dengan kelompok tani terus terjalin. Dengan pendampingan yang berkelanjutan, kami optimistis program ketahanan pangan di wilayah Koto Gasib dapat berjalan sukses dan memberikan manfaat bagi masyarakat," tutup Iptu Dwi Franata Tarigan.***