Siak, Okegas.co.id — Kepolisian Sektor (Polsek) Minas terus melakukan pemantauan terhadap program ketahanan pangan yang dikembangkan masyarakat di wilayah hukumnya. Salah satunya melalui pengecekan perkembangan tanaman jagung pipil milik warga di Jalan Bukit Bersawit, Dusun Ukai, Kampung Minas Timur, Kecamatan Minas, Kabupaten Siak.
Pengecekan dilaksanakan pada Rabu, 26 Agustus 2026, mulai sekitar pukul 10.30 WIB hingga selesai. Kegiatan tersebut dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Kampung Minas Timur, Aipda Reza Ferdiyan, S.H.
Dalam kegiatan itu, personel kepolisian memantau langsung kondisi tanaman jagung pipil yang ditanam di lahan perkebunan milik warga bernama Suharmanto.
Tanaman jagung tersebut berada di atas lahan seluas sekitar seperempat hektare. Berdasarkan hasil pengecekan, tanaman yang kini memasuki usia 40 hari tersebut tumbuh dengan baik.
Kapolsek Minas Kompol Syahrizal, S.H., M.Si., M.H., mengatakan pemantauan dilakukan sebagai bentuk dukungan kepolisian terhadap program ketahanan pangan sekaligus memastikan tanaman yang dibudidayakan masyarakat dapat berkembang secara optimal.
“Kami terus melakukan pengecekan dan pemantauan terhadap program ketahanan pangan di wilayah Kecamatan Minas. Dari hasil pengecekan, tanaman jagung pipil milik warga ini tumbuh dengan baik dan saat ini sudah memasuki usia 40 hari,” ujar Syahrizal.
Menurutnya, perawatan secara rutin menjadi salah satu faktor penting untuk menjaga pertumbuhan tanaman hingga memasuki masa panen. Karena itu, pemilik lahan diharapkan melakukan penyiraman secara berkelanjutan serta memperhatikan kondisi tanaman.
“Kami berharap tanaman ini dapat terus dirawat dengan baik hingga menghasilkan panen yang maksimal. Program ketahanan pangan seperti ini tentu perlu didukung bersama karena dapat membantu meningkatkan produktivitas masyarakat,” katanya.
Polsek Minas juga mendorong masyarakat untuk memanfaatkan lahan yang tersedia dengan kegiatan pertanian produktif. Selain mendukung ketahanan pangan, pemanfaatan lahan untuk tanaman pangan diharapkan dapat memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat.
Dalam pengecekan tersebut, tidak ditemukan kendala berarti pada pertumbuhan tanaman. Rencana tindak lanjut yang dilakukan adalah menjaga perawatan tanaman, terutama memastikan kebutuhan air melalui penyiraman secara berkelanjutan.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dalam keadaan aman dan lancar.***