Polri Dukung Ketahanan Pangan, Desa Koto Tandun Tanam Jagung Kuartal III

Polri Dukung Ketahanan Pangan, Desa Koto Tandun Tanam Jagung Kuartal III

TANDUN, Okegas.co.id — Komitmen Polri mendukung program ketahanan pangan terus diwujudkan hingga tingkat desa.

Di Desa Koto Tandun, Kecamatan Tandun, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), jajaran kepolisian bersama pemerintah, TNI, pemuda, dan masyarakat melaksanakan penanaman jagung pipil Program Ketahanan Pangan Kuartal III Tahun 2026.
Kegiatan berlangsung Senin, 14 September 2026, mulai pukul 08.30 WIB hingga selesai, di lahan milik warga Desa Koto Tandun.

Kapolsek Tandun AKP P.SIMATUPANG, SH., beserta jajarannya, hadir bersama Camat Tandun Firiadi, S.IP., M.Si., Bhabinkamtibmas, Babinsa, Ketua Pemuda Muhammad Fadli Amanda, BPD, Dinas Pertanian Rohul, pemerintah desa, serta masyarakat.

Penanaman jagung tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendorong pemanfaatan lahan produktif untuk meningkatkan perekonomian masyarakat.
Camat Tandun Firiadi, S.IP., M.Si., menyatakan dukungannya terhadap program tersebut. Ia menilai sinergi lintas sektor menjadi kunci agar program ketahanan pangan dapat berjalan berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata.

“Kami sangat mendukung program ketahanan pangan ini. Sinergi pemerintah, TNI-Polri, pemerintah desa, pemuda, dan masyarakat sangat penting agar program berjalan baik. Harapan kami, tanaman ini dirawat bersama hingga panen dan hasilnya benar-benar dirasakan masyarakat,” ujar Firiadi.

Sementara itu, Ketua Pemuda Desa Koto Tandun, Muhammad Fadli Amanda, menyebut program tersebut sangat bermanfaat bagi masyarakat, terutama dalam mendorong pemanfaatan lahan dan peningkatan produktivitas pertanian.
“Kami dari pemuda Desa Koto Tandun siap bersinergi dan mendukung program ketahanan pangan ini. Semoga penanaman jagung berhasil, hasil panennya baik, dan memberikan manfaat serta nilai ekonomi bagi masyarakat,” katanya.

Keterlibatan kepolisian, TNI, pemerintah daerah, pemerintah desa, pemuda, dan masyarakat menunjukkan bahwa ketahanan pangan membutuhkan kolaborasi bersama. Program tersebut diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi berlanjut hingga masa panen dan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat.

Pemerintah desa bersama masyarakat juga diharapkan menjaga dan merawat tanaman secara bersama-sama agar program Ketahanan Pangan Kuartal III Tahun 2026 dapat mencapai hasil maksimal.***

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index