Pipa Gas TGI Bocor di Desa Tani Makmur Inhu, Warga Panik dan Mengungsi

Pipa Gas TGI Bocor di Desa Tani Makmur Inhu, Warga Panik dan Mengungsi

Inhu, 0kegas.co.id — Kebocoran pipa gas milik PT Transportasi Gas Indonesia (TGI) menggegerkan warga Desa Tani Makmur (TM), Kecamatan Rengat Barat, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Riau. Insiden tersebut terjadi pada Kamis malam, 8 Januari 2026, sekitar pukul 23.30 WIB, saat hujan deras mengguyur wilayah tersebut.

Peristiwa itu ditandai dengan suara ledakan keras dari arah pipa gas. Meski tidak memicu kobaran api, ledakan tersebut menyebabkan gas keluar dan menyebarkan aroma menyengat, sehingga menimbulkan kepanikan di tengah masyarakat.

“Suaranya sangat keras, seperti ledakan besar. Setelah itu tercium bau gas yang menyengat. Kami langsung panik dan memilih menyelamatkan diri,” ujar seorang warga Desa Tani Makmur yang rumahnya berada tidak jauh dari lokasi pipa gas.

Akibat kejadian tersebut, sejumlah warga yang bermukim di sekitar lokasi pipa gas memilih mengungsi ke desa lain demi menghindari risiko yang lebih besar. Langkah serupa juga dilakukan oleh karyawan PT Inekda yang berada di kawasan dekat pipa gas.

“Pihak sekuriti langsung mengimbau kami untuk menjauh dari lokasi dan mengungsi sementara, supaya tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” kata salah seorang karyawan PT Inekda.

Informasi yang dihimpun dari masyarakat menyebutkan, ledakan terjadi tepat saat hujan deras turun. Meski tidak disertai api, gas yang keluar dari pipa menimbulkan kekhawatiran akan potensi bahaya susulan, terutama jika terjadi percikan api di sekitar lokasi.

Sementara itu, pihak PT Transportasi Gas Indonesia (TGI) disebut telah menerima laporan terkait insiden tersebut dan melakukan langkah pengamanan di lokasi. Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi terkait penyebab kebocoran pipa gas maupun dampak lanjutan dari kejadian itu.

Warga berharap pihak perusahaan dan instansi terkait segera melakukan penanganan serius serta memastikan keamanan lingkungan sekitar, agar kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari.***

Laporan: Legiman

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index