KEMENTAN TANAM SEREMPAK 50.000 HEKTARE, BUPATI SIAK SOROTI KENDALA AIR SAWAH

KEMENTAN TANAM SEREMPAK 50.000 HEKTARE, BUPATI SIAK SOROTI KENDALA AIR SAWAH

SABAK AUH, Okegas.co.id — Kementerian Pertanian (Kementan) menggelar Gerakan Tanam Serempak (Gertam) ke-14 dengan target 50.000 hektare lahan di 25 provinsi. Untuk Provinsi Riau, kegiatan dipusatkan di Kampung Laksamana, Kecamatan Sabak Auh, Kabupaten Siak, Jumat (19/9/2026).

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementan, "Idha Widi Arsanti", mengatakan Gertam merupakan upaya memperluas areal tanam, meningkatkan indeks pertanaman, dan mempercepat produksi pangan nasional.

"Percepatan tanam harus terus dijaga dengan pengawalan yang kuat. Penyuluh pertanian bersama petani menjadi ujung tombak untuk memastikan lahan yang sudah siap dapat segera ditanami dan menghasilkan produksi yang optimal," kata Idha.

Ia menjelaskan, lahan sasaran Gertam ke-14 berasal dari program Optimalisasi Lahan (Oplah) dan Cetak Sawah Rakyat (CSR). Kabupaten Siak dipilih sebagai pusat kegiatan di Riau karena menjadi salah satu sentra produksi padi dan berperan penting dalam mendukung ketahanan pangan nasional.

"Kita harapkan ini menjadi motivasi bagi daerah lainnya," ujarnya.

*BUPATI AFNI: JIKA AIR TERATASI, IP BISA 3,5 KALI*

Bupati Siak "Afni Zulkifli" menyambut baik program tersebut. Ia memaparkan, luas lahan sawah di Kecamatan Sabak Auh mencapai 843 hektare, dengan 123 hektare berada di Kampung Laksamana.

Namun, Afni menyoroti persoalan utama petani Siak yakni keterbatasan sumber air dengan kualitas pH yang sesuai untuk padi. Kondisi ini terkait karakteristik wilayah Siak yang berada di pertemuan air sungai dan laut.

"Andailah ada pasokan air dengan pH yang cocok untuk petani, petani kami di Siak insyaallah bisa mencapai Indeks Pertanaman (IP) 3 sampai 3,5," kata Afni.

Saat ini, IP di Siak sudah mencapai 2,5 meski sebagian sawah masih tadah hujan. "Ini berkat kerja luar biasa petani dan penyuluh," ujarnya.

Afni berharap dukungan pemerintah pusat untuk infrastruktur air pertanian di Siak terus diperkuat. Ia menekankan peningkatan produksi pangan membutuhkan sinergi antara pemerintah pusat, daerah, TNI, Polri, penyuluh, dan petani.

Rilis : (Agi Prastiyo / MC Siak)
Laporan: Lemansyah

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index