okegas.co.id, PEKANBARU — Gerakan sosial Nanda Ladio Peduli kembali turun tangan membantu menangani jalan rusak di Kota Pekanbaru.
Kali ini, sebanyak 23 titik jalan berlubang di sepanjang Jalan Parit Indah hingga Jalan Pesantren mendapat penanganan.
Kegiatan tersebut terlaksana melalui dukungan BRI Finance melalui BRIF Sehati, program TJSL (Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan).
Nanda Ladio bersama para relawan turun langsung ke lapangan melakukan penanganan pada titik-titik jalan yang mengalami kerusakan dan dikeluhkan masyarakat.
Aksi ini menjadi bagian dari gerakan Nanda Ladio Peduli yang hingga kini telah menangani 376 titik jalan rusak di berbagai wilayah.
23 Titik Jalan Ditangani
Penanganan kali ini difokuskan pada lubang dan kerusakan permukaan jalan yang dinilai mengganggu serta berpotensi membahayakan pengguna jalan.
Metode yang dilakukan berupa penutupan lubang dan pengisian bagian jalan yang rusak, kemudian diratakan dan dipadatkan agar permukaan jalan kembali lebih layak dilalui.
Penanganan dilakukan secara langsung oleh Nanda Ladio bersama para relawan, mulai dari mengidentifikasi titik kerusakan, melakukan pekerjaan perbaikan hingga memastikan bagian yang telah ditangani dapat kembali digunakan masyarakat.
Penanganan ini merupakan aksi sosial dan bersifat membantu kondisi jalan yang rusak, bukan perbaikan permanen atau peningkatan konstruksi jalan. Perbaikan permanen, pembangunan kembali badan jalan, serta pemeliharaan jangka panjang tetap menjadi kewenangan instansi pemerintah sesuai status dan kewenangan masing-masing ruas jalan.
Nanda: Kami Membantu Semampunya
Nanda Ladio mengatakan, kegiatan tersebut dilakukan karena kondisi jalan berlubang dapat mengganggu aktivitas masyarakat dan meningkatkan risiko bagi pengguna jalan.
"Kalau ada lubang yang membahayakan masyarakat, kita berupaya membantu memperbaikinya. Yang penting masyarakat bisa lebih aman saat melintas," ujar Nanda Ladio saat diwawancarai media disela - sela perbaikan jalan (07/09/2026).
Ia menegaskan, kehadiran Nanda Ladio Peduli bukan untuk menggantikan peran pemerintah, melainkan memberikan bantuan sosial sesuai kemampuan untuk merespons keluhan masyarakat.
"Kami tidak mengambil alih kewenangan pemerintah. Kami hanya membantu semampu kami agar masyarakat lebih nyaman dan aman menggunakan jalan," katanya.
Apresiasi Dukungan BRI Finance
Dalam kegiatan tersebut, BRI Finance melalui BRIF Sehati memberikan dukungan melalui program TJSL (Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan).
Nanda Ladio menyampaikan apresiasi atas dukungan tersebut karena turut membantu terlaksananya kegiatan penanganan jalan di lapangan.
"Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada BRI Finance melalui BRIF Sehati yang telah mendukung kegiatan ini. Dukungan ini sangat berarti bagi kami dalam menjalankan kegiatan sosial dan membantu masyarakat," ungkap Nanda.
Menurut Nanda, dukungan tersebut menjadi bagian dari upaya bersama untuk memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, khususnya pengguna Jalan Parit Indah hingga Jalan Pesantren.
Dengan penanganan 23 titik tersebut, Nanda Ladio Peduli kembali menunjukkan komitmennya untuk hadir di tengah masyarakat melalui aksi nyata, sembari tetap menempatkan penanganan permanen infrastruktur jalan pada instansi yang memiliki kewenangan.
Dalam kesempatan kali ini, Direktur Bisnis BRI Finance Primartono Gunawan didampingi Corporate Secretary Aditia Fakhri Ramadhani menyampaikan bahwa perbaikan jalan merupakan salah satu bentuk kepedulian perusahaan dimana perusahaan kami mungkin menjadi salah satu kontributor jumlah kendaraan di Indonesia khususnya pekanbaru,sehingga kami rasa aksi perbaikan jalan ini sebagi bukti nyata perusahaan hadir untuk masyarakat.**