MTQ Kecamatan Kandis Resmi Dibuka, Bupati Afni : Astaka Tak Perlu Megah Tapi Bonus Utamakan

MTQ Kecamatan Kandis Resmi Dibuka, Bupati Afni : Astaka Tak Perlu Megah Tapi Bonus Utamakan

Kandis, Okegas.co.id - Perhelatan Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) tingkat Kecamatan Kandis secara resmi dibuka oleh Bupati Siak Dr. Afni Z. Msi di Lapangan Bola Kaki Pondok II Palapa, Kampung Bekalar, Kecamatan Kandis, Jumat (30/10/2026).

Meski sempat tersesat jalan menuju acara, Bupati Siak Afni hadir didampingi suami akhirnya tiba dilokasi acara dan langsung membuka kegiatan Musabaqah Tilawatil Qur'an MTQ tingkat Kecamatan Kandis.

"Alhamdulillah hari ini saya bisa membuka MTQ Kecamatan Kandis walaupun tadi sempat tersesat karena memang saya tidak memakai patwal, "ujar Afni

Bupati perempuan pertama Kabupaten Siak itu juga menekankan pentingnya seorang pejabat atau pelayanan masyarakat menghargai masyarakat dengan hal-hal kecil seperti ketepatan waktu.

"Kita sebagai pejabat dan pelayanan masyarakat kalau ingin dihormati dan diharga masyarakat, kita harus terlebih dahulu menghargai masyarakat contohnya diberbagai acara jangan masyarakat yang menunggu kita baru acara dimulai, itu contoh hal kecil saja"ujar Afni

"Sebagai seorang pejabat dan pelayan masyarakat untuk mendapatkan kemuliaan dan dihormati masyarakat tentu lahir dari diri kita masing-masing contohnya dengan memulai kegiatan tepat waktu, jangan masyarakat berlama menunggu kita, " sambung Afni.

Bupati Siak Afni juga menambahkan sebagai seorang pemimpin mata dan telinga harus digunakan untuk melihat permasalahan di masyarakat walaupun dengan berbagai persoalan.

"Saya hadir di sini, selain silaturahmi dengan bapak/ibu semua ingin melihat dan mendengar kesulitan di tengah masyarakat," kata Afni.

Bupati Afni berpesan agar perhelatan MTQ tidak membangun astaka yang megah dan seremonial nya namun muliakanlah al quran dan khafilahnya.

"Mulai sekarang jangan lagi kita bagun astaka yang megah-megah. Tidak ada hubungannya astaka megah dengan alquran, lebih baik uang yang tersedot untuk astaka dan asrama dialihkan untuk khafilah sebagai bonus peserta berprestasi serta pendidikannya," pungkas Afni.

Laporan: Darbi

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index